ISLAM NUSANTARA ; Anti Arab yang Ngarab

Oleh : Hizbullah Ivan

___________________________

MENURUT Lelaki yang lama belajar ilmu agama bimbingan Sayyid Maliki di Mekah, sekaligus Putra dari KH. Maemoen Zubair yakni KH. Najih Zubair atau Gus Najih, bahwa “ada doktrin sesat di balik lahirnya wacana Islam Nusantara.”

Gagasan Islam Nusantara secara fundamen hadir dalam rangka untuk mensinkronkan Islam dengan budaya dan kultur Indonesia.

Artinya,, secara kultural Islam Nusantara seolah ingin mengajak umat untuk mengakui dan menerima berbagai budaya leluhur sekalipun budaya tersebut kufur.

Karena bagi mereka,, Islam di Indonesia adalah agama pendatang yang harus patuh dan tunduk terhadap tradisi & budaya Nusantara. Sehingga Islam “wajib” di-akulturasikan dengan nilai-nilai kultural yang dianggap telah mapan dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Tak peduli sekalipun konten budaya itu sesat ataupun menabrak syariat.

(Pokoknya,, di Indonesia Islam harus “Kawin” dengan Budaya, tak peduli sekalipun maharnya adalah Hoax mobil esemka ataupun patung pemimpin merongoss, Joosss..!)

Hal tersebut senada dengan apa yang dikatakan Azyumardi Azra. Bahwa Islam Nusantara merupakan hasil Interaksi antara Islam Rahmatan Lil’alamiin dengan realitas sosial budaya, dan agama di Indonesia.

Dari terminologi itu, maka kita diajak paham apa sebenarnya keinginan mereka.

Yakni, di Indonesia,, keluhuran Nilai Agama,, khususnya Islam,, wajib menyesuaikan dengan kehendak dan kuasa budaya.

Artinya,, jika di satu wilayah terdapat Budaya memakan Riba, maka Islam harus menjadi jalan tengah untuk menciptakan RIBA SYARI’AH.

Jika di Pulau Jawa ada Budaya pemujaan berhala, penyembah pohon, penyembah keris, dan peminum air cucian kyai, maka Islam pun harus siap mencipta Fatwa, SYIRIK SYARI’AH.

Demikian pula jika di satu kampung terdapat Budaya komunitas Homo. Maka Islam wajib melindungi mereka dengan membuat Fiqh HOMO SYARI’AH.

Pun dengan kultur budaya Judi & Perzinahan. Islam wajib memfasilitasi itu dengan membuat Mazhab Poros Tengah yang membahas tentang Judi & Zina yang sesuai syariat dengan kadar dosa minimalis & alakadarnya.

Lalu pertanyaannya,, bolehkah itu dilakukan… ?
Maka saya katakan, SILAKAN….!!

Perhatikan…

“Tidak ada paksaan dalam memeluk agama (Islam). Sungguh telah jelas antara kebenaran dan kesesatan” (QS. Al Baqarah: 256)

Jadi, silakan tentukan pilihan dan hendak kemana akan berjalan. Perintah dan larangan telah khatam diturunkan, dan risalah pun telah final disampaikan.

Beragam kisah pun telah diceritakan. Bagaimana kelak nasib manusia yang tetap dalam iman & keta’atan. Dan bagaimana nasib mereka yang berbalik ke dalam kekufuran dan kebodohan.

Jadi ya silakan. Islam tidak akan dirugikan dengan menjamurnya fikrah-fikrah sempalan.

Demikian pula Allah & Rasul-Nya, sekali-kali tidak sedikitpun kehilangan keagungan dengan kemunculan manusia-manusia Edan.

Lagi pula,, Bumi Allah ini masih sangat luas untuk mengubur jasad manusia yang Kurang Waras.

Satu saja nasihat saya bagi mereka para Pegiat Dakwah Islam Nusantara agar dakwahnya diterima masyarakat Indonesia.

Yakni, cobalah kaffah & istiqamah serta konsisten dalam menghayati sampean punya ide & Fikrah.

Jika merasa diri sudah mantab mendeclare slogan “ANTI ARAB”.

Maka janganlah menggunakan nama-nama keren yang ke Arab-araban.

Mulai besok, sampeyan datangi Disdukcapil untuk mengganti nama di akta kelahiran.

Karena ide Islam Nusantara menjadi kurang greget jika Para Punggawanya mengemban Nama-Nama Arab seperti (Contoh) : Said, Siradj, Abshar Abdalla, Nadirsyah, Hosein, Mahfudz, Wahid, Nazaruddin, Romly, Muhaimin, Yakhya Staqoef, Kholil Yaqoet, Omar, Shahab, Mizan, dll.

Cobalah berpikir & bertafakur untuk mulai mencari nama-nama yang me-Nusantara.

Seperti : Burayot, Bushiat, Mukijo, Sukethi, Paimin, Paijo, Tukijan, Kebul, Ngadimin, Nganjuk, Ngutang, Ngasbon, Nginul, Ngojay, Ngopi, Ngorong, Ngojek, daaaaaan lain-lain.

Oke.. ?
Bagaimana,, Deal… ???

PUASSSS..!!!

END.

-Hizbullah Ivan-
(PEGIAT ISLAM ARAB)

Sumber Bacaan :

https://suaranasional.com/2018/07/06/pimpinan-ponpes-gontor-bongkar-kesalahan-islam-nusantara/

http://m.hidayatullah.com/artikel/ghazwul-fikr/read/2015/08/26/76717/menggugat-madzhab-kekuasaan-dalam-fikih-kebhinekaan-versi-islam-nusantara.html

https://suaranasional.com/2015/10/09/putra-kh-maemoen-zubair-bongkar-kesesatan-islam-nusantara-ini-buktinya/

http://m.voa-islam.com/news/liberalism/2018/07/04/58898/akui-islam-nusantara-membatalkan-keislamannya/

https://m.eramuslim.com/berita/analisa/habib-rizieq-inilah-kesesatan-islam-nusantara.htm

Iklan

4 tanggapan untuk “ISLAM NUSANTARA ; Anti Arab yang Ngarab

  1. Subhanallah..aku suka baca tulisan ini…

    Apa lagi ada Riba syariah..
    Tambah nama2 Arab seperti aqil siradj…wkwkk…ada video dari youtube dialog antara beliau dengan syeik dari arab sya lupa namanya..saat itu aqil siradj dibikin malu sendiri sama syeikh..

    ISLAM NUSANTARA? Mungkin tujuan atau yg mereka (pihak2 yg pengen merubah mind set orang2 Islam di Indonesia) mau adlah itu dari keterangan ulasan pada tulisan ini. Tapi klau ambil positifnya ditambah kata2nya aja Pak..ISLAM SELURUH NUSANTARA..amin..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s