Tiga Sekolah Kota Malang Raih Adiwiyata Mandiri

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali meraih prestasi. Setelah sebelumnya meraih predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kemarin (5/6) tiga sekolah di Kota Malang meraih prestasi bergengsi skala nasional dengan menyabet predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri. Tiga sekolah itu adalah SMPN 14 Kota Malang, SMPN 10 Kota Malang, dan SD Plus Al Kautsar.

Perlu diketahui, penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri merupakan penilaian paling tinggi dalam hal sekolah ramah lingkungan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia. Penghargaan Adiwiyata Mandiri ini diberikan untuk sekolah yang mampu mempertahankan dan memiliki progres positif program lingkungan hidup selama tiga tahun berturut-turut dan mempunyai sekolah binaan.

Piala Adiwiyata Mandiri diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada tiga kepala sekolah yakni Kepala SMPN 14 Budi Santoso, Kepala SMPN 10 Supandi, dan Kepala SD Plus Al Kautsar Dhiah Saptorini. Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2015 di Istana Bogor.

adiwiyata mandiri

Ketiga kepala sekolah ini didampingi Wali Kota Malang Moch. Anton, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Erik Setyo Santoso, serta Kepala Balai Lingkungan Hidup (BLH) Kota Malang Nuzul Nurcahyo.

Saat dihubungi melaluihandphone, Wali Kota Malang Moch. Anton bersyukur dengan diraihnya penghargaan ini. ”Itu menunjukkan bahwa kota kami benar-benar green city. Lingkungan yang bersih tidak hanya di jalan-jalan. Tapi juga di sekolah,” kata wali kota berlatar belakang pengusaha ini.

Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri yang diraih tiga sekolah tersebut, juga tak lepas dari program pilot project nasional yang diprakarsai Dinas Pendidikan Kota Malang yakni Green School Festival. Perlu diketahui, dalam Green School Festival tersebut, sekolah berlomba peduli dan berwawasan lingkungan yang dihelat kerja bareng dengan Jawa Pos Radar Malang. ”Iya, penghargaan tiga sekolah tersebut karena pengaruh positif program Green School Festival yang kami gelar,” jelas Suwarjana, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang saat dihubungi via handphone, kemarin.

Anton menjelaskan, pengumuman diraihnya prestasi oleh Pemkot Malang kemarin baru sebatas penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri. ”Sebenarnya kalau melihat tahun lalu juga diumumkan Piala Adipura, tapi tadi tidak diumumkan. Sebab, pengumuman peraih Piala Adipura akan disampaikan pada saat 17 Agustus,” urainya.

Terkait Piala Adipura, Anton optimistis Kota Malang bisa meraih piala prestisius tersebut. Tahun lalu, Pemkot Malang juga meraih Piala Adipura. ”Kami optimis mempertahankan Piala Adipura, karena dalam penilaian semuanya sudah kami persiapkan dengan baik,” jelas dia. (riq/c2/lia)

Posted on 6 Juni 2015 by in

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s