Kehidupan yang penuh Hitam Putih…

Cak Nun dan Sujiwo Tejo Tampil bersama dalam suatu acara ceramah terbaru di bulan Januari & Februari 2015 dengan tema ulama halal haram dalam pengajian bersama kiai kanjeng dalam durasi full sekitar 2 jam lebih. Dua tokoh masyarakat Yaitu CAK NUN dan SUJIWO TEJO memang orang – orang yang unik dan memiliki pemikiran yang berbeda akan tetapi masih tetap masuk akal dan kadang memberikan solusi terhadap suatu masalah yang kadang di anggap oleh orang lain itu masalah yang sulit. Akan tetapi kalo sudah ketemu sama Cak Nun dan Sujiwo Tejo solusi dari masalah itu seperti hal yang mudah.

Dalam Kenduri Cinta terbaru di bulan Januari 2015 baik Cak Nun dan Sujiwo Tejo memberikan penjelasan masalah kehidupan yang penuh Hitam Putih. Bercerita tentang masalah kehidupan di berbagai belahan di dunia. Dan Cak Nun menyimpulkan bahwa hidup di Indonesia itu paling enak di antara negara yang lain. Lebih lengkapnya silahkan lihat video Cak Nun Dan Sujiwo Tejo Terbaru Januari & Februari 2015 Ulama Halal Haram Pengajian Kiai Kanjeng Full

Tidak jarang cak Nun atau pria yang punya nama lengkap Emha Ainun Najib melontarkan pernyataan – pernyataan kontroversial yang membuat heboh masyarakat. akan tetapi jika kita mengikuti ceramah atau pengajiannya dengan penuh atau dalam versi full nya tentu kita akan lebih tau apa yang di maksudkan oleh cak Nun dengan pernyataan tersebut seperti pada judul ceramah terbaru 2015 yaitu gusti Allah suaminya mahluknya semua itu istrinya. Bagi orang yang hanya mendengarkan potongan ceramahnya tentu akan berfikir masa gusti Allah punya istri akan tetapi jika kita melihat keseluruhan pengajian kita akan mengerti kalau itu hanyalah ungkapan yang di pakai oleh cak Nun untuk memudahkan kita menerima ceramahnya.

Cak Nun menyadarkan kita semua bahwa hidup di Indonesia itu enak. Cak Nun yang bernama lengkap Emha Ainun Najib ini membandingkan cara hidup di beberapa negara, bahkan jika Indonesia di bandingkan dengan negara paling maju di dunia pun, hidup di Indonesia tetap yang paling enak meskipun masyarakat Indonesia tidak sekaya orang – orang di negara maju, akan tetapi masyakat Indonesia tetap bisa menikmati hidup dengan nyaman. Meskipun hidup di indonesia banyak koruptor, jambret preman dan sebagainya akan tetapi orang Indonesia masih bisa tertawa lepas tanpa beban apa – apa. Dalam ceramah terbarunya dengan durasi full ini yang bersama kiai kanjeng, cak Nun kembali mengingatkan agar kita bersyukur tinggal di indonesia.

Seringkali kita mendengar perselisishan antara pengikut Muhammadiyah dan NU  karena beberapa perbedaan yang sering di tampilkan. Seperti perbedaan dalam sholat tawarih, NU 23 rakaat sedang Muhammadiyah 11 rakaat akan tetapi perbedaan itu kini sudah mulai dapat di terima seiring kedewasaan dari masing – masing pengikut dua organisasi terbesar islam di indonesia itu. Sebagaimana yang di sampaikan oleh cak Nun perihal sedikit perbedaan antara NU dan Muhammadiyah, dalam ceramah terbarunya dengan judul Muhammadiyah vs NU mana yang paling benar.

Sering kali kita merasa bingung dengan pandapat para ulama yang saling berseberangan sehingga kita sebagai orang awam sulit menentukan pilihan pendapat mana yang harus di ikuti dan mana yang musti di tinggalkan. Seperti halnya bolehkah kita karaokean, menggunakan facebook twitter dll, apa hukumnya dalam agama Islam menggunakan hal – hal yang dahulu tidak ada tuntunanya dari nabi Muhammad SAW. Ulama kondang cak Nun atau yang mempunyai nama lengkap Emha Ainun Najib mbemberikan ceramah terbaru secara gamblang mengenai hal ini, dengan judul ibadah muamalah karokean twitteran facebook pengajian lucu ini berdurasi full lebih dari 1 jam dan terakhir di update tahun 2015 siap membuka wawasan kita tentang hal – hal yang di perbolehkan dan di larang oleh agama.

Apa yang di sampaikan oleh salah satu da’i kondang yang sering memakai bahasa jawa, cak Nun kadang di luar pikiran masyarakat pada umumnya, akan tetapi apa yang di ungkapkan dapat di terima dengan mudah bahkan bisa menyadarkan pola pikir kita karena memang sesuai dengan fakta yang ada dengan bahasa perumpamaan yang begitu sederhana sehingga mudah untuk di mengerti. Seperti halnya pengajian cak Nun terbaru 2015 yang berjudul fatwa ibu mengandung di larang tidur tengkurab, memang bahasa yang di gunakan terkesan aneh tapi makna yang terkandung di dalamnya sangat menyentuh. Begitulah gaya cak Nun yang bernama asli Emha Ainun Najib setiap kali menyampaikan ceramah atau pengajian.

Dalam ceramah terbaru cak Nun mengingatkan kita agar tidak mudah percaya kepada orang yang suka menjelekkan orang lain. Video pengajian terbaru cak Nun 2015 ini memberikan masukan kepada kita semua agar hati – hati terhadap kabar berita yang di bawa oleh orang lain, jangan terlalu cepat membenarkan atau menyalahkan segala berita yang di bawa oleh orang, terutama berita – berita buruk yang mungkin bertujuan untuk mengadu domba. jangan sampai kita mudah di hasut dan di benturkan antara kelompok yang sama.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s