6 Hal yang harus diperhatikan Istri…

Pada sepasang suami istri pasti dalam rumah tangganya sosok istri lah yang lebih peka dan mengerti tentang keluarganya. Karena memang sudah menjadi tugas seorang istri untuk mengurusi keluarganya mulai dari suami, anak-anak dan keluarganya. Namun sebagai seorang suami juga jangan selalu melimpahkan setiap pekerjaan pada sang istri. Mulailah menjadi suami yang lebih pengertian dan perhatian agar istri juga merasa disayang dan senang.

Istri mana yang tidak bangga dan bahagia ketika suami betah di rumah. Istri mana yang tidak senang jika suaminya lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya ketimbang bersenang-senang atau kongko-kongko sepulang kerja. Ketika suami menyadari bahwa ia belum bisa memberikan waktu yang cukup lalu menyiapkan quality time untuk keluarganya, maka sudah pasti hal itu akan membuat kita bahagia.

Bagi anda yang memiliki suami seperti itu tentulah sangat beruntung karena tidak perlu menuntut agar suami lebih memperhatikan keluarga. Namun kita juga perlu menyadari bahwa ketika suami telah memprioritaskan keluarganya, ada tugas besar untuk membuatnya makin betah di rumah. Hal ini karena kita mempunyai peran penting sebagai istri dan ibu yang menjadi ratu di dalam keluarga.

Lalu apa saja yang harus kita lakukan agar suami betah berada di rumah bersama keluarganya?

1.Rumahku istanaku

Satu hal yang menjadi kebutuhan essensial pasangan suami istri adalah rumah. Apakah rumah sendiri atau ngontrak, rumah mewah atau gubuk nan indah, rumah menjadi tempat dimana cinta dan cita keluarga dipersatukan. Menjadikan tempat tinggal sebagai istana adalah tugas suami dan juga istri, tetapi ketika seorang suami lebih banyak beraktifitas di luar maka peran besarnya ada pada istri.

Suami yang telah lelah bekerja seharian pasti menginginkan ketika sampai di rumah ada seorang bidadari cantik yang menyambutnya dengan senyum manis dan hangat. Selain itu suasana rumah yang rapi dan menyenangkan pun akan membuatnya nyaman. Jangan biarkan suami kita merasakan beban yang makin bertumpuk ketika beban pekerjaan ditambah dengan rasa tak nyaman melihat rumah yang seperti kapal pecah.

Jadi tak masalah bila rumah kita sederhana asalkan cara kita mengatur ruangan dan merekayasa suasananya dapat elegant layaknya istana raja.

2.Mantra cintra dalam hidangan penuh cinta

Siapa yang hobi memasak? Atau adakah yang tidak bisa memasak meski sudah berumah tangga?

Salah satu pesan yang saya dapat ketika menjelang hari pernikahan adalah saya harus bisa memasak. Hal ini bukan perkara remeh karena kemampuan kita memasak dan menyajikan hidangan yang bervariasi akan ikut mempengaruhi betah atau tidaknya suami berada di rumah.

Apakah kita akan merasa bahagia jika suami lebih menyukai masakan asisten rumah tangga? Atau kita bangga jika suami selalu mengajak makan di luar tetapi tidak pernah meminta kita memasak makanan kesukaannya? Meskipun kita adalah istri yang juga bekerja, luangkanlah waktu untuk dapat memasak makanan yang disukai suami.

Jika kita tidak dapat memasak sama sekali, cobalah mulai memasak beberapa menu sederhana. Suami yang pengertian tidak terlalu mempermasalahkan rasa, tetapi bagaimana tekad kita untuk menyajikan apa yang disukainya. Makanan yang dihidangkan dengan penuh cinta pasti akan menghasilkan energi cinta yang akan membuat suami makin mencintai kita.

3.Aku raja dan engkau ratunya

Pada umumnya sifat dasar laki-laki adalah ingin dilayani. Sebagai pemimpin mereka akan senang jika dapat diperlakukan bak raja yang begitu dimanja. Namun bukan berarti kita mesti memperlakukannya seperti dewa yang dipuja-puja hingga mengesampingkan makna suami istri secara syariat agama.

Suami adalah raja yang berwibawa dalam rumah tangga, sementara istri adalah ratu yang cantik jelita dan menjadi penasehat raja. Kombinasikan peran dan fungsi masing-masing. Jangan saling melangkahi wewenang. Jika masing-masing memiliki gagasan dan saran terkait kerumahtanggaan maka dapat dimusyawarahkan bersama. Komunikasi yang baik dapat membuat rumah tangga semakin harmonis dan suasana dalam rumahtangga menjadi nyaman.

4.Anak-anak penentram jiwa

Setiap suami istri tentunya menginginkan memiliki anak-anak yang sholeh dan sholehah. Anak-anak yang menentramkan hati dan jiwa siapapun yang memandangnya, terutama orangtuanya. Sebagai madrasah bagi anak-anak, seorang istri memiliki peran yang lebih besar untuk mendidik dan membentuk anak-anak  menjadi seorang yang apabila berada di dekatnya akan mengingatkan kita kepada syurga.

5.Jadilah sahabat terbaik sepanjang hayat

Ketika kita siap menjadi istri dari seorang pria yang insyaAllah terbaik bagi kita, maka kita harus siap manjadi partner hidupnya sepanjang hayat sampai ajal memisahkan. Suami tentunya menginginkan istrinya adalah sahabat seperjalanannya yang setia menemani dalam suka maupun duka. Kita harus mau dan mampu menjadi wanita pertama yang menjadi curahan segala masalahnya, dan memberikan segudang solusi atas masalahnya tersebut.

6.Penuhi kebutuhan di antara dua selangkangan

Kebutuhan yang satu ini adalah kebutuhan primer dalam hubungan antara suami dan istri. Teruslah berikhtiar untuk memenuhi kebutuhan syahwat suami dan berusahalah untuk tidak menolaknya. Ketika ada alasan syar’i yang menyebabkan kita terpaksa menolak ajakan suami, sampaikanlah dengan cara yang ahsan. Janganlah membuat suami marah atas tertundanya pemenuhan kebutuhan tersebut karena kita tentu tidak ingin membuat malaikat melaknat kita bukan?

Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, termasuk rahmat atas betahnya suami berada di rumah. Jika kita yakin dan senantiasa bertekad untuk membuat suami nyaman berada di dekat istri dan keluarganya, maka tidak akan ada satu upaya yang terasa berat untuk dilakukan.  InsyaAllah kita semua akan dapat menjadi istri yang bahagia dari suami yang bahagia bersama keluarganya. (ummi-online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s