Usia Muda Bukan Berarti Anda Terbebas dari Stroke

Walaupun stroke lebih sering mengenai orang lanjut usia, akan tetapi bukan berarti stroke tidak dapat mengenai orang yang berusia lebih muda (18-50 tahun). Sekitar sepertiga orang yang mengalami stroke sebelum berusia 50 tahun masih harus terus berjuang untuk mengatasi ketidakmampuan dan gangguan fungsi bahkan hingga 9 tahun kemudian.

Sebuah penelitian di Belanda yang mengamati bagaimana kehidupan orang-orang yang mengalami stroke di usia muda menemukan bahwa banyak penderita stroke yang tidak lagi dapat hidup mandiri atau membutuhkan bantuan untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk dalam mengatur keuangannya atau kebersihan dirinya. Penelitian ini menemukan bahwa 1 dari 8 orang penderita tidak lagi dapat hidup mandiri.

Para ahli seringkali memprediksi bahwa penderita stroke di usia muda dapat memperoleh kesembuhan sempurna karena usianya yang masih muda, akan tetapi data yang diperoleh dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesembuhan sempurna sangat sulit atau bahkan mustahil tercapai.

Berbagai Hal yang Mempengaruhi Kesembuhan Paska Serangan Stroke

Beratnya Serangan dan Usia Penderita
Orang yang mengalami serangan stroke yang lebih berat memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk memperoleh kembali berbagai fungsi anggota geraknya, seperti halnya orang yang mengalami stroke di usia tuanya.

Jenis Serangan Stroke
Jenis serangan stroke yang terjadi pun mempengaruhi kesembuhan penderitanya. Orang yang mengalami serangan stroke ringan (transient ischemic attack/TIA), di mana gejala terjadi dan menghilang dalam waktu singkat memiliki kemungkinan penyembuhan yang terbaik. Walaupun sekitar 11% di antaranya mengalami gangguan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk mengendarai mobil, berbelanja, memasak, mengurus rumah, dan menggunakan telepon.
Sementara itu, sekitar 15% penderita stroke iskemik yaitu jenis serangan stroke yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah tidak lagi dapat mengurus dirinya sendiri.
Sedangkan sekitar 18% penderita stroke hemoragik, yaitu serangan stroke yang terjadi akibat perdarahan di dalam otak mengalami kelumpuhan.

Faktor Resiko Stroke
Walaupun orang berusia muda (18-50 tahun) memiliki resiko stroke yang lebih rendah, akan lebih baik bila mereka dapat menghindari berbagai faktor resiko stroke di bawah ini untuk mencegah terjadinya stroke di usia muda, yaitu:
•    Merokok
•    Menderita tekanan darah tinggi
•    Menderita diabetes
•    Obesitas
•    Tidak atau kurang berolahraga

Sumber: npr

– See more at: http://m.pilihdokter.com/id/berita/usia-muda-bukan-berarti-anda-terbebas-dari-stroke#sthash.wPmSoInR.dpuf

Iklan

Satu tanggapan untuk “Usia Muda Bukan Berarti Anda Terbebas dari Stroke

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s