Gejala Stroke Ringan..

Dalam beberapa menit saja mengalami stroke, sel-sel otak mulai mati. Jadi penting sekali untuk mengenali gejala-gejalanya, agar segera ditangani dan mendapatkan perawatan yang tepat untuk pemulihan. Stroke ringan mungkin tidak akan menimbulkan gejala namun tetap dapat merusak jaringan otak.

Tanda-tanda stroke antara lain :

Tiba-tiba mati rasa atau rasa lemah pada lengan, wajah atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh. Gerakan refleks dan atau sensasi hilang seluruhnya atau sebagian. Mungkin ada suatu sensasi kesemutan di daerah yang terkena.
Mendadak kebingungan atau kesulitan bicara atau memahami. Kadang-kadang kelemahan pada otot-otot wajah dapat menyebabkan keluarnya air liur tanpa terkendali.
Tiba-tiba kesulitan melihat pada satu atau kedua mata.
Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
Mendadak mengalami sakit kepala berat tanpa diketahui penyebabnya.
Siapapun dapat memiliki kesempatan terserang stroke. Tetapi kemungkinan itu meningkat jika seseorang memiliki faktor resiko tertentu yang dapat menyebabkan stroke. Kabar baiknya bahwa sampai 80% stroke sebenarnya dapat di cegah.

Ada dua jenis resiko untuk stroke, yaitu faktor yang bisa dikendalikan dan yang tidak bisa dikendalikan. Untuk faktor yang bisa dikendalikan umumnya merupakan faktor resiko gaya hidup atau faktor resiko medis. Keduanya dapat dikelola dengan bekerja sama dengan dokter, yang bisa meresepkan obat-obat dan membesikan nasihat tentang bagaimana untuk mengadopsi gaya hidup sehat.

Catatan :
ILMU FISIOTERAPI adalah sintesa ilmu biofisika, kesehatan, dan ilmu-ilmu lain yang mempunyai hubungan dengan upaya fisioterapi pada dimensi promosi, pencegahan, intervensi, dan pemulihan gangguan gerak dan fungsi serta penggunaan sumber fisis untuk penyembuhan seperti misalnya latihan, tehnik manipulasi, dingin, panas serta modalitas elektroterapeutik.

Iklan

3 tanggapan untuk “Gejala Stroke Ringan..

  1. Stroke Ringan: Jangan Dipandang Sebelah Mata

    Banyak orang cenderung meremehkan gejala penyakit, apalagi jika gejala tersebut merupakan hal yang umum dialami sehari-hari dan tidak berlangsung lama. Padahal ada gejala penyakit yang patut diwaspadai karena merupakan pertanda awal penyakit yang lebih serius. Salah satunya adalah stroke ringan.

    Kenali Gejalanya
    Stroke ringan atau Transient Ischemic Attack (TIA) merupakan gangguan fungsi otak akibat berkurangnya aliran darah menuju ke otak untuk sementara waktu, akibat tersumbatnya pembuluh darah.

    Meskipun tidak menyebabkan kerusakan permanen, Anda harus tetap memperhatikan gejala TIA, yaitu antara lain:

    Tangan dan kaki terasa lemas
    Baal/ kesemutan pada salah satu sisi tubuh
    Gangguan penglihatan berupa penglihatan ganda
    Keseimbangan dan koordinasi tubuh terganggu
    Gangguan fungsi bicara, misalnya sulit menemukan kata-kata yang tepat dalam berbicara
    Nyeri kepala hebat
    Awal Gejala Stroke
    Walaupun gejala stroke ringan ini hanya bersifat sementara, yakni selama 2 hingga 30 menit saja, namun Anda tetap harus waspada, karena seseorang yang pernah mengalami TIA memiliki risiko yang jauh lebih besar untuk terkena stroke. TIA dapat dianggap sebagai peringatan akan adanya risiko terkena stroke, sekaligus sebagai kesempatan untuk mencegah sebelum stroke yang sesungguhnya terjadi.

    Menurut penelitian terakhir satu dari tiga orang yang mengalami TIA pada akhirnya akan mengalami stroke, dan setengah dari jumlah tersebut mengalaminya dalam kurun waktu kurang dari setahun setelah mengalami TIA.

    Ada beberapa faktor yang memperbesar risiko terjadinya TIA, yaitu:

    Ada riwayat penyakit jantung
    Ada anggota keluarga yang pernah mengalami stroke
    Tekanan darah tidak normal
    Kolesterol tinggi
    Diabetes
    Obesitas
    Merokok
    Faktor-faktor di atas penting diperhatikan sebagai dasar untuk mulai menjalani pola hidup sehat, khusunya apabila seseorang telah mengalami TIA.

    Dapatkan Diagnosa Dini
    Diagnosa TIA dilakukan atas dasar riwayat medis dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, dengan memperhatikan faktor-faktor risiko yang dimiliki pasien. Selain itu pemeriksaan penunjang menggunakan USG carotid, CT scan, MRI serta Angiografi untuk melihat kondisi pembuluh darah arteri pasien.

    Tangani Sedini Mungkin
    Jika Anda atau orang yang terkasihi mengalami gejala-gejala stroke ringan (TIA), segera dapatkan bantuan medis untuk mengetahui penyebab dan langkah pencegahannya. Untuk pencegahan yang dilakukan sedini mungkin sangat penting agar tidak berkelanjutan menjadi penyakit yang lebih serius.

  2. ILMU FISIOTERAPI adalah sintesa ilmu biofisika, kesehatan, dan ilmu-ilmu lain yang mempunyai hubungan dengan upaya fisioterapi pada dimensi promosi, pencegahan, intervensi, dan pemulihan gangguan gerak dan fungsi serta penggunaan sumber fisis untuk penyembuhan seperti misalnya latihan, tehnik manipulasi, dingin, panas serta modalitas elektroterapeutik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s