Ibroh Suami Istri…

Posted: 25 Februari 2017 in Religi, Uncategorized

Suami dan istri harus baca. Begitu juga para calon suami dan calon istri, wajib baca. Insya Allah cerita ini bisa diambil sebagai ibroh…
“Teeng…”

Terdengar denting bunyi jam 1 kali, menandakan jam 01.00 dini hari.
“Assalamu’alaikum…!”

Ucapnya lirih Abdurrahman saat masuk rumah.
Tak ada orang yang menjawab, Dia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur.
“Biarlah malaikat yang menjawab salamku,”

Gumamnya dalam hati.
Diletakkanlah tas, ponsel dan kunci-kunci di meja.
Setelah itu, barulah Abdurrahman  menuju kamar mandi sekalian berwudlu kemudian berganti pakaian.
Semua tertidur pulas, tak ada satu-pun yang terbangun.
Segera dia  beranjak menuju kamar tidur.

Baca entri selengkapnya »

Gus Dur dan Konghucu…

Posted: 23 November 2016 in Politik, Sejarah, Uncategorized
Meski tembang Syi’ir Tanpo Waton sangat saya sukai, banyak hal yang tidak saya suka dari Gus Dur-Allah yarham berkaitan dengan pernyataan-pernyataannya tentang Islam. Akan tetapi, satu hal yang mungkin paling berharga bagi kepentingan Islam menurut saya adalah keputusannya mengesahkan agama Konghucu sebagai agama resmi di Indonesia. Keputusan mengesahkan Konghucu pada tahun 2000 bukanlah semata-mata agar beliau mendapat tempat di hati orang-orang Cina, beliau memang seorang pluralis, tapi ada hal lain yang lebih penting. Keputusan itu semata-mata murni demi Islam, bukan kepentingan pluralismenya dan telor asinnya.
Saat itu, faktanya adalah Vatikan sedang kuat-kuatnya menggelontorkan dana bagi misionaris di Indonesia untuk melakukan pemurtadan sebesar dan sebanyak mungkin. Grand Map pemurtadan Dewan Gereja Indonesia tertanggal 31 September 1979 tentang target Panen Raya 2020 (panen muslim yg murtad) sangat terlihat, bahkan sampai sekarang. Terutama di kota yang memiliki seminari besar seperti Malang dan lainnya.
Baca entri selengkapnya »

Oleh :

KH Fathurrahman Kamal

Ketua Majelis Tabligh
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah

AJARAN & KETELADANAN KH AHMAD DAHLAN DAN KH AZHAR BASYIR TENTANG TOLERANSI DAN SIKAP BARA’AH (BERLEPAS DIRI DARI KEKUFURAN) DALAM BERAGAMA

Baik secara konsep maupun aplikasi dalam sejarah, Islam mengajarkan toleransi yang luhur atas dasar tanggung jawab di hadapan Allah SWT. Al-Quran mengajarkan: “Tidak ada paksaan untuk ( memasuki ) agama ( Islam ); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu, barang siapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS al-Baqarah: 256). “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah , karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.” (QS al-An‟am: 108).

Baca entri selengkapnya »

Oleh
Ustadz Abu Ihsan al-Atsari

MUKADDIMAH
Berkenaan dengan permasalahan shalat sunnat dua rakaat sesudah shalat Ashar yang banyak pertanyakan oleh para pembaca dari makalah yang telah kami tulis sebelumnya dan juga yang tercantum dalam buku kami yang berjudul ‘Panduan Amal Sehari Semalam’, maka berikut ini kami menyantumkan sekilas pembahasan masalah tersebut. Pertanyaan-pertanyaan ini muncul karena apa yang tercantum dalam naskah kami tersebut berbeda dengan ma’lumat yang sudah lama beredar atau mungkin sudah mendarah daging. Ma’lumat yang menyatakan bahwa tidak ada shalat sunat setelah shalat ‘Ashar. Kesimpulan ini berdasarkan beberapa riwayat atau hadits shahih yang zhahirnya berisi larangan mengerjakan shalat sunnat sesudah shalat ‘Ashar. Diantaranya hadits marfu’ :

لاَ صَلاَة َبَعْدَ العَصْرِ حَتىَّ تَغْرُبَ الشَّمْسُ

Tidak ada shalat (sunat) sesudah shalat ‘Ashar hingga matahari terbenam[1]

Dan beberapa hadits lain yang semakna. Kesimpulan terlarangnya shalat sunat setelah shalat ‘Ashar juga berdasarkan riwayat yang menjelaskan bahwa Umar Radhiyallahu anhu melarang shalat sunat dua raka’at setelah ‘Ashar, bahkan tidak cukup hanya melarang, bahkan beliau Radhiyallahu anhu memukuli orang yang melakukannya.

SHALAT SUNNAT DUA RAKA’AT SETELAH SHALAT ‘ASHAR
Hadits pertama yang zhahirnya berisi larangan dari shalat sunat setelah ‘Ashar itu tidak diragukan lagi keshahihannya. Namun larangan dalam hadits tersebut masih bersifat mutlak (umum). Keumuman makna suatu hadits masih mungkin ditakhshish (dibatasi maknanya) oleh hadits atau dalil yang lain, termasuk keumuman makna yang terkandung dalam hadits di atas. Keumuman makna tersebut telah dibatasi dan dikhususkan oleh hadits yang mengisyaratkan bahwa larangan itu berlaku apabila matahari sudah menguning. Artinya, bila matahari masih putih atau belum menguning, maka shalat sunat sesudah ‘Ashar masih boleh dilakukan.

Baca entri selengkapnya »

Disajikan dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia tercinta yang ke 71 Tahun 

 

Tujuan Penulisan artikel ini ?

Agar kita benci Belanda??, bukan !!! pemikiran itu sangat jauh dari hal ini. Tulisan ini pun bisa disusun karena ada keterbukaan dari pihak mereka juga, bahkan ada yang mau menerjemahkan surat bahasa Belanda yang menggunakan Old Dutch. Memang sangat susah mengakui aib ? jadi hargai , generasi mereka yang sekarang pun banyak yang cinta Indonesia.
Diharapkan tulisan ini menambah wawasan sejarah kita yang mungkin terbatas oleh Buku-buku pelajaran formal, dengan itu kita bisa menghargai para pendahulu kita yang menderita akibat peristiwa demikian. Intinya kejadian seperti ini berulang, baik kita yang menjajah bangsa lain, terlebih menjajah saudara 1 tanah air.

Baca entri selengkapnya »

InsyaaAllah segala utang bakal lunas, derajat bakal diangkat, kehidupan jadi mulia, kesusahan bakal lenyap, kesenangan bakal dateng. Aamiin..

Surat Al Mulk

Posted: 3 Agustus 2016 in Religi, Uncategorized

al-quranApapun surah yang dibaca, semuanya sama-sama hebat. Semuanya jadi pelindung di hari akhir. Tapi selalu ada keistimewaan masing-masing. Termasuk Q.S. 67 Al Mulk. Kalau dibaca malam hari sebelum tidur, insyaaAllah di alam kubur kita dibebaskan dari siksa kubur, dan ga akan diribetin dengan pengadilan kubur.

Waktu saya suarakan Indonesia Menghafal atas izin Allah, ada seorang ibu yang menyengaja datang. Ingin berbagi cerita tentang Al Mulk dan mendiang suaminya. Waktu itu saya atas izin Allah merilis CD  Al Mulk untuk Indonesia Menghafal Al Mulk. Ibu ini cerita, bahwa suaminya bilang pengen ngafal Al Mulk.

Baca entri selengkapnya »